Siang yang terik di SMPN Toegalan
membuat suasana kelas sangatlah panas dan pengap apalagi jam sudah menunjukkan
pukul 12 siang dimana posisi matahari benar-benar berada diubun-ubun kepala. Para
siswa semuanya hanya bermain-main karena sudah tak ada lagi tugas dan cuma
menunggu pembagian rapor semester genap. Classmeeting ya itulah istilah para
pelajar nganggur ini, suatu kegiatan pertandingan olahraga antar kelas. Anak
OSIS atau biasa disebut pembantu sekolah dating ke setiap kelas untuk mendata
siswa yang ingin ikut lomba classmeeting.“Assalamualaikum ?” salam Caca
(ketua OSIS).“Wa’alaikumsalam, ada apaan?”
jawab kelas 8.3 serempak (oh iya di sekolah ini setiap angkatan mempunyai 8
kelas).“Ada yang mau ikut classmeeting??
Ada lomba Futsal, Voli dan Basket” tawar Caca.“Bayar nggak?” Tanya Rio (murid
super irit atau medit).“Tenang ini free kok, tapi harus
ikut partisipasi semuanya” Caca menjelaskan.“Baiklah kami akan kirimkan nanti
nama-nama yang akan mengikuti perlombaan” Budi (ketua kelas 8.3 tapi super
anggun).“Oke kalau begitu terima kasih
banyak” ucap Caca sambil berlalu.Setelah berunding cukup lama
akhirnya ditetapkan para pemain untuk cabang perlombaan masing-masing ya
walaupun ada yang lebih dari satu cabang, tapi tak apalah ini semua kan karena
keterbatasan siswa atau bisa disebut sedikit yang aktif. “Tetttttt…..!!!!” Tak
terasa penyusunan pemain berlangsung cukup lama hingga bel pulang pun berbunyi.
Semua pun bersiap dan pulang ke rumah masing-masing.Keesokan harinya saat suasana
sejuk pagi yang indah dan kicauan burung yang merdu para siswa SMPN Toegalan
datang ke sekolah dengan semangat dalam tanda tanya semangat karena ada
classmeeting di sekolah bukan untuk belajar apalagi para siswa kelas 8.3 tapi
sama semua lah namanya juga pelajar.Hari pertama classmeeting ini
adalah pertandingan bola basket dan bola voli. Kelas 8.3 yang dikomandoi oleh
Rio dan kawan-kawan datang ke panitia pelaksana untung memberikan daftar
pemain, Inilah pemain nya:Bola
Basket: - Rio ( Mantan anak basket
sering di Php in cewek)- Alam ( Anak
Basket yang jomblo)- Naufal ( Anak GO
alias game online)-
Stefanus ( Cowok super ribet)- Lawrence ( Anak
mamah)Karena hari ini kelas 8.3 tidak
ada pertandingan bola voli jadi pendaftaran bias dilakukan esok hari. Pertandingan
kelas 8.3 akan dimulai setelah istirahat pertama, para pemainpun bersiap-siap
dan berdo’a semoga bias menang. Masalah punya masalah lawan yang dihadapi
adalah kelas 8.5 yang dihuni 2 anak basket super jangkung dan jago,yaitu:
Tresna (muka polos pas main basket jadi garang) dan juga Fabian ( muka kayak
orang sakaw tapi teknik basketnya jempolan).Sorak-sorai penonton bergemuruh
diseantero lapangan, sementara di satu sisi terasa sunyi dan tak bersemangat.“Ayolah jangan pada lemes begitu
!” Alam membara.“Iya Lam tapi kan lawannya kelas
8.5 ada Tresna ama Fabian yang jago.” ucap Rio pesimis.“Ah gimana sih Loe Yo kemaren
bilang bisa menang gampang.” Timpal Alam kesal.“Ya kan kemaren belum tau Lam
kalo lawannya mereka.” jawab Rio.“Udah-udah gak usah diambil
pusing sekarang kita pikirkan strategi untuk dapat lumpuhkan mereka.” Naufal
berucap.“Benar kata Naufal, apa untungnya
kita takut dan pesimis semua pasti bisa kita lalui !” tambah Lawrence.“Iya benar lebih baik kita
pikirkan strategi soal menang atau kalah itu hasil akhir yang penting kita
usaha, setuju?” Stefanus sambil mengulurkan tangan.Rio, Alam, Lawrence dan Naufal
pun mengulurkan tangan dan mereka berlima berterika “ BISA !!!”Mereka berlima pun menyusun
strategi kali ini Alam sebagai kapten tim memberikan arahan kepaa semuanya.
“Panggilan kepada kelas 8.3 harap ke meja panitia sekarang juga karena
pertandingan akan dimulai.” Ucap salah seorang panitia. Mereka pun menyudahi
atur strategi dan berharap bisa mengimbangi lawan sambil berdo’a mereka keluar
kelas dan menuju lapangan diiringi sorak-sorai para penonton yang sangat
meriah.Suasana lapangan yang riuk-pikuk
dibarengi dengan kilauan cahaya matahari yang menyilaukan membuat pertandingan
ini agak sedikit rumit. Para pemain pun bersiap diposisi masing-masing dan
pelemparan bola akan dimulai dan “Prriiiiiiiiittt !!!” peluit berbunyi dan
pertandingan berjalan dengan kurang menarik di kuarter pertama mungkin
berlangsung berat sebelah terbukti kelas 8.5 memimpin dengan skor 12 - 4. Satu
kuarter yang sangat melelahkan tapi tak punya banyak pilihan bagi kelas 8.3
untuk terus bermain ngotot agar bisa menyamakan keadaan.“Prrrriiitt!!!’ peluit berbunyi
kuarter 2 pun dimulai, serangan pertama dari 8.3 dan luar biasa Alam
menciptakan Three Point dan mengubah skor menjadi 12 – 7. Entah apa yang
terjadi di kuarter 2 ini membuat anak 8.3 bisa menipiskan ketinggalan mereka
dan menutup kuarter 2 dengan skor 21 – 19.“Kita harus pertahankan permainan
kita agar bisa memenangkan pertandingan” seru Alam. “Iya Lam tapi stamina bisa
membunuh kita” Rio sambil menghela nafas. “Ya sudah kita bermain dengan otak
bukan fisik. Oke?” ajak Alam. “Oke !!!” jawab serempak. “Pritttt” kuarter ke 3
pun dimulai terlihat kelas 8.3 sangat kelelahan karena bermain dengan cepat
tadi, gerak mereka pun terlihat melamban dan konsentrasi buyar alhasil kuarter
ke 3 ditutup dengan keunggulan telak kelas 8.5 yaitu 33-21. Dan di kuarter 4
pun tak banyak perlawan yang berarti dari kelas 8.3 dan permainan sepenuhnya
dikuasai kelas 8.5. “Prittt pritt…!!” pertandingan pun berakhir dengan
kemenangan untuk kelas 8.5 dengan skor 41-25. Mungkin permainan kelas 8.3 tidak
jelek tapi kelas 8.5 yang di gawangi oleh Tresna dan Fabian sangat taktis dan
membuat permainan berat sebelah, juga factor fisik yang berbeda.Keesokan hari kelas 8.3 kembali
bermain dalam lomba futsal namun alhasil mereka harus menelan kekalahan dari
kelas 8.6 dan kesempatan terakhir ada di lomba voli. Pertandingan voli kelas
8.3 pertama akan menghadapi kelas 8.6 ini bisa menjadi ajang balas dendam
karena kekalahan mereka di pertandingan futsal. Lomba voli ini hanya voli mini
yang 1 tim terdiri dari 4 orang. Inilah susunan pemain kelas 8.3:-
Cok Mayun
-
Rio
-
Alam
-
Wira
Cok dan Rio adalah anak ekskul
voli jadi kemungkinan besar kemenangan bisa diraih kelas 8.3 dipeetandingan
ini. Dan prediksi itu pun benar kelas 8.3 menang dengan mudah 25 - 10 dan 25 –
8. Ini menjadi skor yang meyakinkan untuk lanjut ke babak berikutnya, kelas 8.3
akan menghadapi kelas 8.1 di semifinal.Setelah rehat pertandingan
semifinal lomba voli pun dimulai antara 8.3 melawan 8.1 dan cuaca pun sedikit
bersahabat dengan udara yang sejuk. Pertandingan kali ini berjalan sengit balas
membalas poin pun terjadi tapi 8.3 berhasil meraih set 1 dengan skor 25 – 22.
Di set kedua 8.1 membuat kejutan dikomandoi Agi menutup set 2 untuk kemenangan
8.1 dengan skor 20 – 25. Pertandingan pun dilanjutkan melalui laber set atau
set penentuan dimana tim harus mampu meraih 15 poin untuk menang. Kelas 8.3
sangat bersemangat di laber set ini dibuktikan smash smash keras dari Alam dan
Rio, sehingga 8.3 membuat 8.1 tak berdaya dengan membatai cukup telak 15 – 5
dan memenangi pertandingan dan menuju ke final. Final diadakan esok hari
dimulai dari futsal, basket dan terakhir final voli.Hari final yang dinanti – nanti
pun tiba, tepat pukul 7 pagi final futsal dimulai mempertemukan kelas 8.2 dan
kelas 8.6. pertandingan berjalan ketat kedua tim sama – sama bermain ngotot
untuk meraih kemenangan. “Gooollllllll !!!” penonton bersorak saat Leo anak
kelas 8.2 membobol gawang kelas 8.6, 1 – 0 untuk kelas 8.2. Kelas 8.6 tak mau
menyerah mereka mengurung pertahanan kelas 8.2 dan akhirnya “Gooooollllllllll”
penonton kembali bersorak Joel berhasil menyamakan kedudukan skor pun imbang 1
– 1 dan bertahan hingga babak pertama usai. “Priiiiiitt !!!” pertandingan babak
kedua dimulai sangat sengit sekali perebutan bola tak khayal banyak pelanggaran
terjadi bahkan berbuntut penalty. “prrrriiiitt !!” pelanggaran untuk kelas 8.2
di kotak penalty. Leo yangkan mengambil tendangan penalty ini, tanpa menyia –
nyiakan kesempatan Leo berhasil membobol gawang kelas 8.6 dan
“Prrrriitttt…..Priiiitttt….Prrriiit !!!” pertandingan pun berakhir, kelas 8.2
pun menjadi juara futsal.Final berikutnya dari cabang bola
basket antara kelas 8.5 melawan kelas 8.2.“Sepertinya 8.5 akan juara” ucap
Rio.“Yaa memang pasti dilihat dari
permainan mereka jauh lebih baik disbanding kelas 8.2” timpal Alam.Pertandingan kuarter 1 pun
dimulai permainan cukup sengit tapi kelas 8.5 mengambil alih permainan serangan
demi serangan mereka menciptakan poin dan kelas 8.2 hanya sesekali melakukan
serangan. Kuarter 1 ditutup dengan keungggulan 16 – 5 untuk kelas 8.5. Dan
kuarter demi kuarter berlalu kelas 8.5 tetap mendominasi permainan dan menutup
pertandingan dengar skor 40 – 21, Skor yang cukup telak dan mengantarkan kelas
8.5 menjadi juara lomba bola basket.Final yang terakhir dari
perlombaan bola voli antara kelas 8.3 melawan 8.5.“Kawan ini adalah satu-satunya
harapan kita untuk juara dan jangan kita siakan kesempatan ini.” ujar Rio.“iya Yo kita bisa karena kita
berusaha dan untuk sampai final ini tak mudah jadi kita harus main sungguh –
sungguh !” Cok membara.“Baik sekarang kita berdo’a agar
menang ! berdo’a mulai….” Ajak Rio (hening).Sementara di lapangan kelas 8.5
sudah siap – siap melakukan pemanasan. Tak lama kemudian, kelas 8.3 datang.
‘Inilah tim kelas 8.3 !!” ujar panitia, lapangan pun bergemuruh menyambut kelas
8.3. Sebelum pertandingan dilakukan dulu koin toss untuk menentukan bola
pertama untuk kelas mana. Bola pertama untuk kelas 8.5, “Priiiiitt…. service
pertama telah dilakukan, bola melambung tinggi diterima oleh Wira passing ke
Cok diteruskan ke Alam dan sayang sekali block yang bagus dari Fabian. 0 – 1
kelas 8.5 memimpin.” Komentar panitia.Cukup alot pertandingan di set 1
tapi kelas 8.5 berhasil mengakhiri perlawanan kelas 8.3 dengan skor 21 – 25.
Set kedua dilanjutkan dan benar masih seperti set pertama perolehan angka masih
beda tipis, tapi untuk kali ini set kedua ditutup oleh smash indah dari Rio
memanfaatkan umpan Cok dan mengakhiri set 2 dengan skor 25 – 23. Pertandingan
final voli pun dilanjutkan dengan laber set, “Lam kalo dapet bola di chip aja
jangan di smash soalnya Fabian kuat ngeblock kita bisa kalah nanti.” Anjur Rio.
“Iya Yo thanks !” terima Alam.“prrrriiiiiitttt!!” laber set
dimulai boal dari 8.3 pukulan keras langsung dari Rio dan masuk skor menjadi 1-
0. Fabian tak diam dia membalas dan alhasil bisa samakan skor 1-1. Poin demi
poin pun terus dihasilkan kedua tim dan berakhir diangka 14 – 14. Skor ini
memaksa pertandingan harus di deuce dan harus menyelisihkan 2 poin dari lawan.
“Masuk !!” komentar panitia saat Alam lakukan smash, skor menjadi 15 – 14. Kali
ini Fabian lakukan smash kencang namun Rio masih bisa menghalaunya, bola pun
melambung ke atas dan segera disambar Alam, namunn kesigapan Fabian memblock
bola berhasil. Bola pun hamper jatuh di arena lapangan kelas 8.3 Cok melompat
dan menahan bola, bola menuju kea rah Alam dan Alam pun member passing ke Rio
dan…. “Masuk!!!” Teriak komentartor. Kelas 8.3 pun menjadi juara lomba voli,
rasa senang menghampiri setiap punggawa tim kelas 8.3.