Ganbatte !!!

Selasa, 21 Mei 2013

Finger Tutting

Kamu tau nggak apa itu finger tutting? Finger tutting itu semacam breakdance yang fokusnya cuma sama jari-jari kita aja. Kedengerannya emang gampang, tapi kalau pas belajar, percaya deh, orang sejago, sehebat, seatletis aja, susah bisanya, kwuk!
Tapi kamu jadi kepikiran nggak sih dari mana finger tutting itu? Gimana ceritanya ya orang yang pertama kali ciptain finger tutting yang sepertinya absurd itu?

Sebelum menjawab pertanyaan tadi, mau jelasin dulu nih finger tutting itu salah satu aliran street dance yang mengandalkan jari dan tangan kamu. Kabarnya finger tutting itu sebenarnya terinspirasi dari hieroglif Mesir, lho. Sederhananya, gerakan jari dan tangan ini ngikutin irama musik dengan berbau gaya robotik alias rada-rada kaku gitu.

Nah, karena terinspirasi dari zaman Mesir kuno, namanya pun diambil dari nama raja Mesir zaman dahulu, Tutankhamun. Tutting di awal kemunculannya itu melibatkan gerakan semua anggota tubuh, tapi kemudian berkembang gaya baru yaitu cuma dengan menggunakan jari dan lengan, namanya finger tutting. Jenis street dance ini sebenarnya udah terkenal di YouTube sejak awal-awal 2000-an, lalu mulai terkenal sejak 2009.

Nah, kalo finger tutter yang terkenal itu ada JayFunk. JayFunk sering posting video pribadinya lagi finger tutting sampai dia di-endorse sebuah brand smartphone. Finger tutter berikutnya yang terkenal itu JSmooth. Dia nongol di ending scene Step Up 3D.

Selain karena kekerenan dan kerumitan gerakannya, finger tutting semakin menyebar karena semua orang bisa mempelajarinya, termasuk kamu.

Senin, 20 Mei 2013

Classmeeting


Siang yang terik di SMPN Toegalan membuat suasana kelas sangatlah panas dan pengap apalagi jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dimana posisi matahari benar-benar berada diubun-ubun kepala. Para siswa semuanya hanya bermain-main karena sudah tak ada lagi tugas dan cuma menunggu pembagian rapor semester genap. Classmeeting ya itulah istilah para pelajar nganggur ini, suatu kegiatan pertandingan olahraga antar kelas. Anak OSIS atau biasa disebut pembantu sekolah dating ke setiap kelas untuk mendata siswa yang ingin ikut lomba classmeeting.“Assalamualaikum ?” salam Caca (ketua OSIS).“Wa’alaikumsalam, ada apaan?” jawab kelas 8.3 serempak (oh iya di sekolah ini setiap angkatan mempunyai 8 kelas).“Ada yang mau ikut classmeeting?? Ada lomba Futsal, Voli dan Basket” tawar Caca.“Bayar nggak?” Tanya Rio (murid super irit atau medit).“Tenang ini free kok, tapi harus ikut partisipasi semuanya” Caca menjelaskan.“Baiklah kami akan kirimkan nanti nama-nama yang akan mengikuti perlombaan” Budi (ketua kelas 8.3 tapi super anggun).“Oke kalau begitu terima kasih banyak” ucap Caca sambil berlalu.Setelah berunding cukup lama akhirnya ditetapkan para pemain untuk cabang perlombaan masing-masing ya walaupun ada yang lebih dari satu cabang, tapi tak apalah ini semua kan karena keterbatasan siswa atau bisa disebut sedikit yang aktif. “Tetttttt…..!!!!” Tak terasa penyusunan pemain berlangsung cukup lama hingga bel pulang pun berbunyi. Semua pun bersiap dan pulang ke rumah masing-masing.Keesokan harinya saat suasana sejuk pagi yang indah dan kicauan burung yang merdu para siswa SMPN Toegalan datang ke sekolah dengan semangat dalam tanda tanya semangat karena ada classmeeting di sekolah bukan untuk belajar apalagi para siswa kelas 8.3 tapi sama semua lah namanya juga pelajar.Hari pertama classmeeting ini adalah pertandingan bola basket dan bola voli. Kelas 8.3 yang dikomandoi oleh Rio dan kawan-kawan datang ke panitia pelaksana untung memberikan daftar pemain, Inilah pemain nya:Bola Basket:   - Rio ( Mantan anak basket sering di Php in cewek)- Alam ( Anak Basket yang jomblo)- Naufal ( Anak GO alias game online)- Stefanus ( Cowok super ribet)- Lawrence ( Anak mamah)Karena hari ini kelas 8.3 tidak ada pertandingan bola voli jadi pendaftaran bias dilakukan esok hari. Pertandingan kelas 8.3 akan dimulai setelah istirahat pertama, para pemainpun bersiap-siap dan berdo’a semoga bias menang. Masalah punya masalah lawan yang dihadapi adalah kelas 8.5 yang dihuni 2 anak basket super jangkung dan jago,yaitu: Tresna (muka polos pas main basket jadi garang) dan juga Fabian ( muka kayak orang sakaw tapi teknik basketnya jempolan).Sorak-sorai penonton bergemuruh diseantero lapangan, sementara di satu sisi terasa sunyi dan tak bersemangat.“Ayolah jangan pada lemes begitu !” Alam membara.“Iya Lam tapi kan lawannya kelas 8.5 ada Tresna ama Fabian yang jago.” ucap Rio pesimis.“Ah gimana sih Loe Yo kemaren bilang bisa menang gampang.” Timpal Alam kesal.“Ya kan kemaren belum tau Lam kalo lawannya mereka.” jawab Rio.“Udah-udah gak usah diambil pusing sekarang kita pikirkan strategi untuk dapat lumpuhkan mereka.” Naufal berucap.“Benar kata Naufal, apa untungnya kita takut dan pesimis semua pasti bisa kita lalui !” tambah Lawrence.“Iya benar lebih baik kita pikirkan strategi soal menang atau kalah itu hasil akhir yang penting kita usaha, setuju?” Stefanus sambil mengulurkan tangan.Rio, Alam, Lawrence dan Naufal pun mengulurkan tangan dan mereka berlima berterika “ BISA !!!”Mereka berlima pun menyusun strategi kali ini Alam sebagai kapten tim memberikan arahan kepaa semuanya. “Panggilan kepada kelas 8.3 harap ke meja panitia sekarang juga karena pertandingan akan dimulai.” Ucap salah seorang panitia. Mereka pun menyudahi atur strategi dan berharap bisa mengimbangi lawan sambil berdo’a mereka keluar kelas dan menuju lapangan diiringi sorak-sorai para penonton yang sangat meriah.Suasana lapangan yang riuk-pikuk dibarengi dengan kilauan cahaya matahari yang menyilaukan membuat pertandingan ini agak sedikit rumit. Para pemain pun bersiap diposisi masing-masing dan pelemparan bola akan dimulai dan “Prriiiiiiiiittt !!!” peluit berbunyi dan pertandingan berjalan dengan kurang menarik di kuarter pertama mungkin berlangsung berat sebelah terbukti kelas 8.5 memimpin dengan skor 12 - 4. Satu kuarter yang sangat melelahkan tapi tak punya banyak pilihan bagi kelas 8.3 untuk terus bermain ngotot agar bisa menyamakan keadaan.“Prrrriiitt!!!’ peluit berbunyi kuarter 2 pun dimulai, serangan pertama dari 8.3 dan luar biasa Alam menciptakan Three Point dan mengubah skor menjadi 12 – 7. Entah apa yang terjadi di kuarter 2 ini membuat anak 8.3 bisa menipiskan ketinggalan mereka dan menutup kuarter 2 dengan skor 21 – 19.“Kita harus pertahankan permainan kita agar bisa memenangkan pertandingan” seru Alam. “Iya Lam tapi stamina bisa membunuh kita” Rio sambil menghela nafas. “Ya sudah kita bermain dengan otak bukan fisik. Oke?” ajak Alam. “Oke !!!” jawab serempak. “Pritttt” kuarter ke 3 pun dimulai terlihat kelas 8.3 sangat kelelahan karena bermain dengan cepat tadi, gerak mereka pun terlihat melamban dan konsentrasi buyar alhasil kuarter ke 3 ditutup dengan keunggulan telak kelas 8.5 yaitu 33-21. Dan di kuarter 4 pun tak banyak perlawan yang berarti dari kelas 8.3 dan permainan sepenuhnya dikuasai kelas 8.5. “Prittt pritt…!!” pertandingan pun berakhir dengan kemenangan untuk kelas 8.5 dengan skor 41-25. Mungkin permainan kelas 8.3 tidak jelek tapi kelas 8.5 yang di gawangi oleh Tresna dan Fabian sangat taktis dan membuat permainan berat sebelah, juga factor fisik yang berbeda.Keesokan hari kelas 8.3 kembali bermain dalam lomba futsal namun alhasil mereka harus menelan kekalahan dari kelas 8.6 dan kesempatan terakhir ada di lomba voli. Pertandingan voli kelas 8.3 pertama akan menghadapi kelas 8.6 ini bisa menjadi ajang balas dendam karena kekalahan mereka di pertandingan futsal. Lomba voli ini hanya voli mini yang 1 tim terdiri dari 4 orang. Inilah susunan pemain kelas 8.3:-          Cok Mayun
-          Rio
-          Alam
-          Wira
Cok dan Rio adalah anak ekskul voli jadi kemungkinan besar kemenangan bisa diraih kelas 8.3 dipeetandingan ini. Dan prediksi itu pun benar kelas 8.3 menang dengan mudah 25 - 10 dan 25 – 8. Ini menjadi skor yang meyakinkan untuk lanjut ke babak berikutnya, kelas 8.3 akan menghadapi kelas 8.1 di semifinal.Setelah rehat pertandingan semifinal lomba voli pun dimulai antara 8.3 melawan 8.1 dan cuaca pun sedikit bersahabat dengan udara yang sejuk. Pertandingan kali ini berjalan sengit balas membalas poin pun terjadi tapi 8.3 berhasil meraih set 1 dengan skor 25 – 22. Di set kedua 8.1 membuat kejutan dikomandoi Agi menutup set 2 untuk kemenangan 8.1 dengan skor 20 – 25. Pertandingan pun dilanjutkan melalui laber set atau set penentuan dimana tim harus mampu meraih 15 poin untuk menang. Kelas 8.3 sangat bersemangat di laber set ini dibuktikan smash smash keras dari Alam dan Rio, sehingga 8.3 membuat 8.1 tak berdaya dengan membatai cukup telak 15 – 5 dan memenangi pertandingan dan menuju ke final. Final diadakan esok hari dimulai dari futsal, basket dan terakhir final voli.Hari final yang dinanti – nanti pun tiba, tepat pukul 7 pagi final futsal dimulai mempertemukan kelas 8.2 dan kelas 8.6. pertandingan berjalan ketat kedua tim sama – sama bermain ngotot untuk meraih kemenangan. “Gooollllllll !!!” penonton bersorak saat Leo anak kelas 8.2 membobol gawang kelas 8.6, 1 – 0 untuk kelas 8.2. Kelas 8.6 tak mau menyerah mereka mengurung pertahanan kelas 8.2 dan akhirnya “Gooooollllllllll” penonton kembali bersorak Joel berhasil menyamakan kedudukan skor pun imbang 1 – 1 dan bertahan hingga babak pertama usai. “Priiiiiitt !!!” pertandingan babak kedua dimulai sangat sengit sekali perebutan bola tak khayal banyak pelanggaran terjadi bahkan berbuntut penalty. “prrrriiiitt !!” pelanggaran untuk kelas 8.2 di kotak penalty. Leo yangkan mengambil tendangan penalty ini, tanpa menyia – nyiakan kesempatan Leo berhasil membobol gawang kelas 8.6 dan “Prrrriitttt…..Priiiitttt….Prrriiit !!!” pertandingan pun berakhir, kelas 8.2 pun menjadi juara futsal.Final berikutnya dari cabang bola basket antara kelas 8.5 melawan kelas 8.2.“Sepertinya 8.5 akan juara” ucap Rio.“Yaa memang pasti dilihat dari permainan mereka jauh lebih baik disbanding kelas 8.2” timpal Alam.Pertandingan kuarter 1 pun dimulai permainan cukup sengit tapi kelas 8.5 mengambil alih permainan serangan demi serangan mereka menciptakan poin dan kelas 8.2 hanya sesekali melakukan serangan. Kuarter 1 ditutup dengan keungggulan 16 – 5 untuk kelas 8.5. Dan kuarter demi kuarter berlalu kelas 8.5 tetap mendominasi permainan dan menutup pertandingan dengar skor 40 – 21, Skor yang cukup telak dan mengantarkan kelas 8.5 menjadi juara lomba bola basket.Final yang terakhir dari perlombaan bola voli antara kelas 8.3 melawan 8.5.“Kawan ini adalah satu-satunya harapan kita untuk juara dan jangan kita siakan kesempatan ini.” ujar Rio.“iya Yo kita bisa karena kita berusaha dan untuk sampai final ini tak mudah jadi kita harus main sungguh – sungguh !” Cok membara.“Baik sekarang kita berdo’a agar menang ! berdo’a mulai….” Ajak Rio (hening).Sementara di lapangan kelas 8.5 sudah siap – siap melakukan pemanasan. Tak lama kemudian, kelas 8.3 datang. ‘Inilah tim kelas 8.3 !!” ujar panitia, lapangan pun bergemuruh menyambut kelas 8.3. Sebelum pertandingan dilakukan dulu koin toss untuk menentukan bola pertama untuk kelas mana. Bola pertama untuk kelas 8.5, “Priiiiitt…. service pertama telah dilakukan, bola melambung tinggi diterima oleh Wira passing ke Cok diteruskan ke Alam dan sayang sekali block yang bagus dari Fabian. 0 – 1 kelas 8.5 memimpin.” Komentar panitia.Cukup alot pertandingan di set 1 tapi kelas 8.5 berhasil mengakhiri perlawanan kelas 8.3 dengan skor 21 – 25. Set kedua dilanjutkan dan benar masih seperti set pertama perolehan angka masih beda tipis, tapi untuk kali ini set kedua ditutup oleh smash indah dari Rio memanfaatkan umpan Cok dan mengakhiri set 2 dengan skor 25 – 23. Pertandingan final voli pun dilanjutkan dengan laber set, “Lam kalo dapet bola di chip aja jangan di smash soalnya Fabian kuat ngeblock kita bisa kalah nanti.” Anjur Rio. “Iya Yo thanks !” terima Alam.“prrrriiiiiitttt!!” laber set dimulai boal dari 8.3 pukulan keras langsung dari Rio dan masuk skor menjadi 1- 0. Fabian tak diam dia membalas dan alhasil bisa samakan skor 1-1. Poin demi poin pun terus dihasilkan kedua tim dan berakhir diangka 14 – 14. Skor ini memaksa pertandingan harus di deuce dan harus menyelisihkan 2 poin dari lawan. “Masuk !!” komentar panitia saat Alam lakukan smash, skor menjadi 15 – 14. Kali ini Fabian lakukan smash kencang namun Rio masih bisa menghalaunya, bola pun melambung ke atas dan segera disambar Alam, namunn kesigapan Fabian memblock bola berhasil. Bola pun hamper jatuh di arena lapangan kelas 8.3 Cok melompat dan menahan bola, bola menuju kea rah Alam dan Alam pun member passing ke Rio dan…. “Masuk!!!” Teriak komentartor. Kelas 8.3 pun menjadi juara lomba voli, rasa senang menghampiri setiap punggawa tim kelas 8.3.

Tak Terduga

Kau mungkin kan jadi pilihan tak terdugaku 
untuk menemani hari-hariku
Kau mungkin kan jadi satu-satunya 
Yang kan selalu kucinta
Kau mungkin kan jadi satu-satunya yang mau mendengarkan
Segala tanyaku
Kau mungkin kan jadi satu-satu 
Yang kan slalu kucinta

Aku kan datang secepat mungkin
Namun, kumasih merajut kepingan hidupku sebelumnya

Mulanya, seseorang menentang
Semua mimpi dan keseimbanganku
Dia takkan mungkin sebaik dirimu

Kau mungkin kan jadi pilihan tak terdugaku 
untuk menemani hari-hariku
Kau kan jadi satu-satunya yang slalu kucinta

Aku kan datang secepat mungkin
Namun, kumasih merajut kepingan hidupku sebelumnya

Aku kan datang secepat mungkin
Namun, kumasih merajut kepingan hidupku sebelumnya

Sebelum bersamamu